News

Kronologi Pembacokan di Tomang Jakbar Menurut Korban

Jakarta (KABARIN) - Korban pembacokan bernama Gunawan (33) di Jalan Tomang Mandala, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, menyebut dirinya dilukai oleh suami dari rekan kerjanya.

Dalam kondisi tubuh, lengan, leher dan kepala yang diperban, Gunawan mengatakan dirinya sedang tertidur di kamar kontrakannya saat insiden mencekam itu terjadi pada Rabu (20/5) malam.

"Posisi saya lagi tidur. Dia tendang pintu. Udah, tendang. Langsung dia bacok saya pakai celurit itu," kata Gunawan saat ditemui di lokasi, Kamis.

Menurut Gunawan, ada sekitar sembilan bacokan yang dilakukan pelaku kepadanya. Hal itu membuat dirinya mengalami luka di bagian tubuh, leher hingga kepala.

Dalam kondisi kesakitan, Gunawan berusaha melarikan diri dari kontrakan dan berlari ke arah jalan raya sekitar 100 meter.

Di situlah kemudian ada warga yang merekamnya dan menarasikan bahwa dirinya merupakan korban begal karena bersimbah darah.

"Saya coba melawan di dalam kamar. Kan dia bacok saya di dalam kamar. Saya melawan sedikit pas dia lengah, saya lari sambil minta pertolongan. Cuman kan orang-orang enggak berani, ya kan," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Gunawan, keributan ini berakar dari kesalahpahaman yang terjadi sekitar tiga bulan lalu.

Istri pelaku diketahui pernah bekerja di restoran yang sama dengan Gunawan dan hubungan mereka dinilai terlalu dekat sehingga membuat pelaku cemburu.

Sebelum kejadian, ujar Gunawan, pelaku memang pernah mengajaknya duel. Namun hal itu tak digubrisnya.

"Pas suaminya cemburu tuh, suaminya istilahnya ngajak ketemuan, ngajak duel sama saya, cuman saya enggak layanin. Waktu itu saya pulang kampung juga, kan.
Dia minta ketemuan, posisi saya lagi di kampung sekitar sebulan," kata Gunawan.

Singkat cerita, saat Gunawan kembali ke kontrakan, pelaku dengan mengajak seorang rekannya mendatanginya dan melakukan pembacokan.

"Satu pelaku itu suami yang teman kerja saya. Saya tahu karena pernah lihat fotonya di medsos. Kalau yang pelaku satunya saya enggak tahu," kata Gunawan.

Sebelumnya, insiden itu viral di media sosial usai sebuah unggahan video menunjukkan korban yang terkapar dengan bersimbah darah.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan AKP Alexander Tengbunan membenarkan adanya kejadian tersebut.

Pihaknya menegaskan bahwa insiden itu bukan merupakan aksi pembegalan sebagaimana yang sempat ramai diperbincangkan.

“Benar ada kejadian pembacokan, namun bukan pembegalan. Itu masalah pribadi, diduga masalah asmara. Di mana terduga pelaku ini adalah suami dari rekan kerja korban,” ujar Alex saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Korban, kata Alex, sudah bisa memberikan keterangan, kendati ada sejumlah luka bacok pada tangan dan kepalanya.

"Luka yang saya lihat semalam ada di bagian tangan dan kepala. Ya, lumayan parah. Kondisi korban masih sadar, masih bisa diajak komunikasi. Cuma dalam keadaan perawatan untuk luka-lukanya," kata Alex.

Hingga kini, kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran.

"Pelakunya sudah diidentifikasi. Butuh waktu untuk ini, karena ini semakin viral, si pelaku ini semakin waspada," imbuh Alex.

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: